Pages

Wednesday, December 7, 2011

Rahasia Sukses Ciuman

Saat Anda berdua saling menatap, lalu merasakan detak jantung berpacu cepat, selanjutnya si dia merengkuh Anda ke dalam pelukannya. Bibir Anda saling berpagut, namun tiba-tiba… si dia menghentikan ciumannya. What's wrong? Is it my breath? Say it ain't so. Yang pasti, sikap si dia membuat Anda bertanya-tanya? “Apakah saya terlalu agresif? Atau justru sebaliknya? Lalu kenapa dia tiba-tiba ingin berhenti?

Menurut sebuah riset yang pernah dilakukan oleh sebuah website di Amerika, kemampuan seseorang mencium, dapat membuat pasangan mau berlama-lama berciuman, bahkan membuat terlena dan bersedia bercinta. Tapi jika Anda dan pasangan tidak merasakan hal ini, tentu ada yang salah. Bukan tidak mungkin, Anda atau pasangan bukan kategori a good kisser, atau bisa jadi pasangan memang tidak terlalu suka berciuman. Mana yang benar? Agar Anda tak penasaran, cek fakta berikut ini untuk menemukan jawaban yang benar.

Dia menghentikan ciuman 'panas' Anda
Jika tiba-tiba si dia menghentikan ciuman Anda yang penuh gairah, dan enggan untuk melanjutkannya, maka ini adalah pertanda bahwa Anda terlalu bernafsu melakukannya. Cara ini membuat pasangan tak bisa bernafas. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah, mencium pasangan secara lebih santai, penuh kelembutan.

Pasangan berhenti bernafas saat Anda menghembuskan nafas

Jangan terlalu percaya diri dan menganggap nafas Anda sesegar udara pagi. Bagamana kalau ternyata sebaliknya? Cara terbaik menyiasati agar hal ini tidak terjadi, adalah memastikan kesegaran napas sesaat sebelum berciuman. Caranya dapat bermacam-macam, Anda dapat menggunakan semprotan penyegar mulut, mengulum permen, dan selalu menjaga kebersihan oral (sikat gigi dan berkumur dengan cairan antiseptik).


Pasangan menjauhi bibir Anda

Setiap kali akan berciuman, pasangan seakan menghindari. Dia bahkan memilih memanjakan bagian tubuh Anda yang lain. Tak heran jika Anda bertanya-tanya tentang perilakunya ini. Jika hal ini yang terjadi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik Anda saat berciuman memang kurang ok. Namun kondisi ini memberi keuntungan di lain sisi, karena pasangan cenderung menciumi bagian tubuh Anda yang lain.


Si dia enggan mengawali ciuman

Berciuman dengan orang yang dicintai, dapat membuat seseorang tak memperdulikan lagi rasa malunya. Biasanya pasangan yang sangat pemalu sekalipun, dengan senang hati akan berinisiatif berciuman. Namun jika pasangan Anda tak pernah berinisiatif untuk memulai ciuman, itu artinya dia agak malas meladani ciuman Anda yang belum terasah tekniknya. Kalau begitu, mulai sekarang berpikirlah untuk memperbaiki cara Anda menciumnya. Jika perlu, bertanyalah padanya, ciuman seperti apa dan bagaimana yang ia inginkan. Dengan begitu Anda tak perlu menebak-nebak lagi kan?



Anda mengunyah, bukan menggigit bibirnya!
Tak peduli pria atau wanita, dia pasti suka jika sesekali saat berciuman pasangan menggigit bibirnya. Namun kadang tanpa disadari, Anda malah mengunyah bibir pasangan layaknya mengunyah permen. Keterampilan yang tidak prima ini, tentunya membuat pasangan enggan menerima ciuman Anda lagi.


Pasangan Anda berciuman dengan orang lain!

Selain memang si dia tak setia pada Anda, bisa jadi memang dia juga tak puas dengan ciuman Anda. Kalau begitu, segera sempurnakan teknik ciuman Anda dan buat dia menyesal telah mencium orang lain yang membuatnya tampak konyol di depan Anda.


Sumber: http://khususdewasa.blogspot.com/2009/10/rahasia-ciuman.html